Rabu, 28 Oktober 2015

Hurt

Kilas balik semua perjalanan memenuhi pikiranku, terlebih dia membahas hal yang sama. 

Aku tau, dia menahan air matanya. 
Aku tau, ucapan itu menyakiti relung terdalamnya. 

Kamu... 
Aku tahu apa yang kamu rasakan, bahkan... aku merasakannya jauh sebelum kamu merasakan hal itu. 

Tapi...
Aku selalu menutupnya rapat-rapat dalam memoriku.
Aku tak mengijinkan orang lain membaca apapun yang ada dipikiranku. 

Biarlah... segalanya ku tanggung. 
Biarlah... semua rasa sakit akibat perbedaan kasih kubiarkan tersimpan dalam hati. 
Cukup aku rasakan sendiri dan membiarkan rasa sakitnya mengalir rasa lewat semua sendi yang ada di tubuhku.

Senin, 12 Oktober 2015

Kakek Tua

Aku berjalan terburu-buru, langkah kakiku beradu dengan mulusnya aspal jalanan. Meski begitu, aku tetap memperhatikan orang-orang di sekitarku.

Aku melihat kakek tua itu lagi.

Berjalan di panasnya terik matahari sambil menenteng sepeda tuanya. Mataku gatal ingin memperhatikan lebih jauh lagi, ada pisang dan buah-buahan lain bergantungan di sepeda itu. Bukan hanya sekali dua kali aku tidak sengaja berpapasan dengan kakek tua itu. Aku ingat sekali, ketika waktu aku menyuruh saudaraku menjemputku di tempat biasa aku menunggu...

Saat itu hujan gerimis...

Aku melihatnya, lagi. Menenteng sepeda dengan buah-buahan bergantung di stang sepeda dan dia memakai kantongan kresek untuk menutupi kepalanya agar terhindar dari tetesan air hujan.

Aku mulai bertanya-tanya.
Apakah kakek itu tidak memiliki keluarga?
Mengapa bahkan sudah hujan begini, dia masih tetap berjalan menjajakan dagangan buahnya?

Sejujurnya, aku ingin mendekatinya, menanyakan hal yang berkecamuk dalam pikiranku.
Namun, aku tidak berani..
Aku takut kakek itu risih karena secara tidak langsung aku menanyakan hal privacy kepadanya. Makanya, ketika aku bertemu secara tidak sengaja, aku hanya memperhatikan dalam diam dan aku memotretnya.
tapi sayang sekali, hasilnya tak pernah sesuai yang kuinginkan.

Minggu pagi kemarin, ketika aku menemani kakakku membeli sesuatu di pasar.
Aku melihat kakek tua itu memegang beberapa sisir buah pisang.
Mungkin itu untuk barang dagangannya, pikirku,

Dan yah, kakek tua itu..

.....seorang diri, tanpa teman.

Jumat, 08 Mei 2015

Kota Sibolga.

Kota Sibolga...
Pernah dengar tidak?
Sepertinya.., jarang ada yang tau yah, apalagi yang asli tinggal di Kota Besar, wkwk.

Kali ini aku mau bahas Kota Sibolga, kali aja ada yang mau berkunjung kesini setelah baca postingan ini. 

Ini aku Repost dari Google.

        Kota Sibolga adalah salah satu kota di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Kota ini terletak di Pantai Barat Pulau Sumatera, membujur sepanjang pantai dari Utara ke Selatan dan berada pada kawasan teluk yang bernama Teluk Tapian Nauli, sekitar ± 350 km dari kota Medan. Kota ini hanya memiliki Luas ±10,77 km² dan berpenduduk sekitar 84.481 jiwa. Saat ini, Walikota yang menjabat di Kota Sibolga adalah H. M. Syarfi Hutauruk dan Wakilnya Marudut Situmorang, Masa Jabatan mereka ditahun ini akan habis sehingga akan diadakan Pemilihan Walikota. 

Siapa yang bakal terpilih menjadi Walikota berikutnya? aah, kita lihatkan saja. 

Yep, ini Kota Sibolga


Aku tinggal di Sibolga sudah hampir 20 tahun dan Laut berada tidak jauh dari rumahku, hanya beberapa langkah. Aku jarang main keluar rumah sih, tapi sebelum Gudang Sebutir Padi menutupi keindahan laut di siang hari, aku bisa melihat Pulau Sarudik jika ku berdiri di depan rumahku. jangan tanyakan apakah aku pernah berkunjung ke Pulau itu, karena jawabanku adalah tidak, aku belum pernah main ke Pulau itu..

ini nih Pulau Sarudik.

Kurang jelas yah? Tapi itu deh kira-kira gambar Pulaunya. Dibelakang Pulau Sarudik, ada Pulau lagi loh, namanya Pulau Poncan. 

Pulau Poncan ini ada dua, yaitu Poncan Gadang dan Poncan Ketek. Aku juga belum pernah ke Pulau ini, karena takut aja waktu perjalanan kesana, siapa tau 'kan cuaca tiba-tiba memburuk sewaktu perjalanan. Yahh, begitulah aku dan ketakutanku. 

Pulau ini juga cukup terkenal di Sibolga loh, kata orang-orang tempatnya indahhh... 

ini nih Pulau Poncan Gadang.
 

Indah tidak? Menurutku sih indah, menurutmu bagaimana? hehe.. Tadi Poncan Gadang yah, nih Poncan Keteknya.

Pulau lain juga ada dan terletak di daerah Tapanuli-Tengah. Seperti Pulau yang satu ini nih. Yap., Pulau Mursala. Pulau ini juga cukup terkenal dan di filmkan dengan judulnya "Mursala", bahkan My Trip My Adventure di Trans TV juga pernah berkunjung ke Pulau ini, bisa di tonton di Youtube kok, hehe.. 
Nih Pulau Mursala..

Sebenarnya masih ada Pulau-pulau yang lain, tapi.. kali ini itu aja dulu, hehe..
Lain kali aku review Pulau-pulau yang terletak di sekitaran Tapanuli-Tengah.

Oke, jadi... kalau tertarik melihat Pulaunya secara langsung, berkunjung saja.. jangan malu-malu, haha.